Kepada Para Perokok

26 12 2008

Kepada Yth,

Para perokok di di kolong-kolong langit mana pun, di pojok-pojok bumi mana pun…

Cuekkanlah gambar-gambar profokatif ini, sebagaimana sampean cuek menghisap-keluarkan asap kenikmatan rokok di jari sampean, dari orang-orang di sekeliling sampean.

Nikmatilah gambar-gambar yang tak bersahabat buat sampean ini, sebagaimana sampean menikmati rokok yang juga tak bersahabat buat sampean sendiri.

Jika sampean tak bisa cuek, juga tak bisa menikmati, maka silakan sampean mengumpat dan misuh. Muntahkanlah segala kedongkolan sampean, terserah, untuk gambar-gambar permusuhan itu (dan semua yang terkait dengannya) atau untuk diri sampen sendiri.

Para perokok yang budiman,

Betapa sampean berada dalam posisi ambivalensi, paradok dan ironi yang mengesankan. Betapa semakin banyak sampean merokok, betapa semakin banyak para perokok,  tuntutan perihal kerugian di satu sisi dan pundi-pundi keuntungan di sisi yang lain, betapa pula semakin banyak, berjalan beriringan dalam bingkai harmoni.

Hidup rokok dan perokok!

Hidup anti-rokok!

Hidup kerugian!

Hidup keuntungan!

1322324352617181Masih mau berhenti merokok?





Kasih Sang Ibu Monyet

20 12 2008

“Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa…”

Seandainya bisa bernyanyi, barangkali lagu itulah yang akan dinyanyikan si anak monyet. Subhanallah! Sungguh mengharukan…

1221314251

Gambar diambil dari sini.





Mobil Pertolongan Yang Tak Menolong

12 12 2008

Anda layak tertawa untuk ini, sambil bermumam ‘oh, bodohnya!’, ‘oh, sial!’ ‘gila! gila!’11

download2345678

Silakan tertawa sepuasnya! ha..ha..ha..





Manusia Dalam Perspektif Primata

10 11 2008

img_0387

Gorila ada dua jenis. Yang pertama adalah…

“Hadir! Saya, pak!”

img_0376

Perspektif Manusia: Tahukah Anda, yang mana Gorila?

Perspektif Primata: Tahukah Anda, yang mana manusia?

img_0433

Perpsektif Manusia: Apakah Anda secerdas orangutan?

Perspektif Primata: Apakah Anda sedungu manusia?

img_0413

Orangutan banyak belajar untuk mempelajari manusia

img_0441

Anakku, seberapa tinggi cita-citamu untuk mempelajari manusia?





Jeprat-jepret Mencuri Ekspresi

20 08 2008

Akhir pekan plus libur 17-an kemarin, saya habiskan dengan ikut bertandang ke rumah seorang kawan di Lebak Banten. Katanya, akan ada banyak kegiatan di sana. Oke, saya ikut ke sana dengan “bersenjatakan” Canon PowerShoot S3 IS, kamera digital semi pro dengan 6.0 megapixel dan corong lensa kamera yang “lumayan”, meski hasil pinjaman. Tak apalah, kamera itu jauh lebih baik ketimbang Canon Ixus 30 dengan 3,2 megapixel milik sendiri yang cuma kamera digital saku. Masalahnya bukan hasil pinjaman atau punya sendiri, tapi ingin memperoleh hasil jepretan yang oke, atau paling tidak “lumayan”. Kamera digital saku hanya mampu sebatas mengabadikan, semi pro mengabadikan dengan estetika photograpi yang “lumayan”, sedangkan kamera digital pro (seperti yang dipakai para jurnalis) menghasilkan estetika photograpi yang “maksimal”. Tapi, ya, bagaimana lagi, memiliki kamera digital pro masih sebatas mimpi (harga standardnya saja mesti jual Honda Tiger terbaru).

Saya paling suka membidik obyek wajah dengan ekpresi natural. Untuk mendapatkannya, saya mesti “kucing-kucingan” dengan si obyek, atau tanpa harus “kucing-kucingan”, tapi si obyek tak menyadari jika ia sedang dibidik. Jika si obyek menyadari sedang dibidik, dan dia salah tingkah, bidikan saya batalkan.

Dan hasil jepretan amatiran di bawah ini telah dicompress for web page (size dan dimensinya diperkecil), untuk mempercepat proses loading. Dan inilah ekspresi wajah-wajah tercuri itu…

huwa... ha...ha... tertawa lepas begini bisa menguapkan kejenuhan dunia pesantren, sekaligus menguapkan bau ga sedap

ha...ha...ha... tarik tambang temu lawak... ketawanya jangan lebar-lebar, mba! ntar temen yang di depannya kesedot!

ha...ha...ha... lagi narik tambang trus ketemu pelawak

aku titipkan segenggam air ini untuk dimasukin ke botol. tolong, jangan dikorupsi.

ayooo... tarik teruuusss!!!

loe jual, gue tawar... kalian tarik, kita tarik...

eiaaattt...!!!

sungguh! aku ga korupsi! hanya segini, air yang kuterima!

kehabisan tiket nonton futsal di tribun, bukan berarti dunia kiamat. masih ada pucuk pohon.

eee...eee...

heee...heee...

heh, kamu bilang apa?

cewek kelas 3 SMA berparas elok "baby face" ini namanya Aat. kelak dia ingin ikut ajang putri indonesia. makanya, dia latihan lambaian tangan khas seorang putri.

hiii...hiii...

eit, tunggu dulu! apa maksudnya nih?!

ga papa! cuma mo senyum aja.

hmmm...hmmm...

aku jadi semakin bingung. once, rizky the titans, baim wong, siapa sih sebenarnya di antara mereka yang mirip aku?

bukan yang itu, tapi yang itu tuh!

nah, iya, itu! bener yang itu!

hmmm...hmmm... anak ini namanya nufus.

aku mau yenang (renang)

ayah, ayuk iut yenang (ayah, ayo ikut renang)

menguapkan kepenatan! huwa...wa...

hoa...aaa... ga mau...ga mau...

ka'F'ilah,

atau ka'P'ilah? ah, biarkan jadi perdebatan panjang warga sunda

ooo... gitu, tho...

hasil jerih payah aku panggul sebagai bekal kehidupan kelak

akan kupanggul tanggung jawab hidupku dengan pundakku sendiri

coretan di wajahku takkan ku biarkan sirna, bukti keseriusan perjuanganku

"women in black", sekuel ketiga dari film sebelumnya "men in black 1" dan "men in black 2"

namanya nilna, punya angan-angan jadi pasukan papiba (paskibra atau pasukan pengbibar bendera)

uuu...uuu... seharusnya aku tak ada di bumi sunda ini, tapi di tanah padang sana

biarkan aku berpikir untuk tak memotong rambut panjangku

ya Tuhan, berilah hidayah orang itu untuk memotong rambut panjangnya...

seandainya...

namanya Puput Nadzifah...

?

tiga cewek pemeran film "charlie's angels" pada sekuel selanjutnya

dan dia pikir, dia yang akan berperan sebagai "charlie"nya

barangkali dia pun berpikir hal yang sama

dari jendela rumah yang pecah kacanya, dia bisa melihat dunia dengan jernih tanpa penghalang

iya, aku sedang membidikmu. coba, tengokkan sedikit wajahmu agar terjepret.

si nufus ini memang "camera face"

nufus & adiknya... adik: "kak, aku ga yakin kalo kita lahir kembar identik. wajah kita ga mirip2 amat tuh." nufus: "mungkin kamu ngeliatnya dari perspektif yang kurang tepat kali."

lirikan matamu menarik hati... (kata A Rafik

lirikan matamu juga menarik hati...

nilna kok mirip ayahnya yah...

di sini aku makan, di belakangku kamu memperhtikan aku sedang makan

aaa...aaa...

kalau mau berhasil harus berkeringat

kok, semangka ini rasanya tidak seperti durian, yah?!

fuh...fuh...fuh... habis manis, kutiup plastik

satu suapan rotinya telah masuk ke tenggorkan

satu suapan rotinya masih ia kunyah

satu suapan rotinya baru saja ia masukan ke mulut

Setelah jepretan disimpan di komputer dan melihat hasilnya, saya berangan, seandainya yang ada dalam genggaman saya saat “perburuan” wajah-wajah itu adalah kamera digital pro… Ah, seandainya…





Anak Telanjang

26 06 2008

Tanah, air, udara, dan api bersatu padu membentuk fisik manusia. Namun tidak ada satupun elemen-elemen tersebut yang berasal dari unsur mulia. Mengapakah manusia tetap dianggap sebagai mahluk “mahaparana” (ahsanut taqwim)?

Gambar anak telanjang? Apa yang Anda pikirkan tentang itu?